news24xx.com
Friday, 20 Sep 2019

Indonesia Mengancam Penghentian Pesanan Jet Airbus Atas Permusuhan Kelapa Sawit

news24xx


Indonesia Mengancam Penghentian Pesanan Jet Airbus Atas Permusuhan Kelapa SawitIndonesia Mengancam Penghentian Pesanan Jet Airbus Atas Permusuhan Kelapa Sawit

News24xx.com - Indonesia mendorong maskapai penerbangan domestiknya untuk menghentikan pembelian pesawat Airbus SE sebagai balasan atas pembatasan yang diberlakukan oleh Uni Eropa atas penggunaan biodiesel kelapa sawit.

Menteri Perdagangan Indonesia Enggartiasto Lukita juga meminta perusahaan penerbangan termasuk PT Lion Mentari Airlines untuk mempertimbangkan mengalihkan pesawat mereka yang luar biasa ke Boeing Co. Lukita telah berbicara dengan co-founder Lion Rusdi Kirana tentang pembuangan Airbus dan maskapai berbiaya rendah terbesar di negara itu mendukung langkah pemerintah, menteri mengatakan dalam sebuah pesan teks pada hari Kamis.

"Kami sedang mengeksplorasi semua opsi," kata Lukita, ketika ditanya apakah pemerintah akan memerintahkan semua operator untuk beralih ke Boeing dari Airbus. "Saya sudah menghubungi Rusdi, dan dia mengatakan maskapai akan mengikuti apa pun yang diputuskan pemerintah."

Siva Govindasamy, juru bicara Airbus yang berbasis di Singapura, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Ancaman Indonesia untuk mengembalikan Airbus adalah dampak dari keputusan Uni Eropa awal tahun ini untuk menempatkan batasan yang lebih ketat pada penggunaan minyak kelapa sawit dalam biofuel karena kekhawatiran akan deforestasi. Indonesia, produsen minyak nabati tropis terbesar di dunia, pekan lalu juga mengancam akan menampar tarif pembalasan atas impor produk susu dari UE setelah blok tersebut memberlakukan bea masuk subsidi terhadap biodiesel minyak kelapa sawitnya.

Meningkatnya perselisihan perdagangan dapat mempersulit rencana Lion untuk beralih ke pabrik Eropa menyusul perselisihan dengan Boeing setelah kecelakaan jet 737 Max 8 tahun lalu, yang menewaskan 189 orang. Pengangkut bendera PT Garuda Indonesia juga mengatakan bahwa mereka dapat membatalkan pesanan Boeing Max untuk model lain.

Lion Air memesan delapan pesawat Airbus A330neo senilai USD 2,4 miliar pada daftar harga tahun lalu, menambah pesanan pada tahun 2013 untuk 234 pesawat senilai USD  24 miliar.

 

 

NEWS24XX.COM/PAR

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...