news24xx.com
Monday, 16 Dec 2019

Tradisi Warga Desa Kapal Bali Untuk Memohon Kemakmuran

news24xx


Perang KetupatPerang Ketupat

News24xx.com - Warga Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, melakukan tradisi Tabuh Rah Pengangon atau Perang Ketupat.

 

Tradisi ini diawali dengan penampilan tarian tradisional Bali.

 

Dilakukan dengan saling melemparkan ketupat antara kelompok laki-laki yang melempar simbol Purusa dan kelompok wanita yang melempar ketupat dengan simbol Predana atau perempuan.

 

Kemudian tradisi perang ketupat dilanjutkan oleh ratusan warga yang dilakukan di luar kawasan Pura Desa setempat.

 

Ketut Sudarsana menjelaskan, tradisi tersebut dilaksanakan pertama kali pada tahun 1339 Masehi, dan terus digelar setahun sekali.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa yang menghadiri sekaligus mengikuti prosesi perang ketupat itu menyambut baik pelaksanaan tradisi tersebut.

 

Menurutnya, tradisi itu sudah didasari atas ajaran agama yang dapat dipakai untuk melestarikan budaya dan tradisi Bali sekaligus meningkatkan ajaran agama dan tradisi yang ada.

 

Ia mengatakan, pelaksanaan tradisi tersebut memiliki sejumlah tujuan. Diantaranya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran, sebagai simbol kekuatan dan keempat adalah wujud dari persatuan.

 

Pada kesempatan tersebut, Ketut Suiasa menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 100 juta untuk mendukung kegiatan tradisi itu yang diterima oleh Bendesa Adat Kapal Ketut Sudarsana.

 

 

NEWS24XX.COM/CTR

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...