news24xx.com
Saturday, 07 Dec 2019

Gas 3 Kg Mulai Langka, DPRD Riau Minta Pemerintah Cabut Izin Agen Elpiji Nakal

news24xx


(Robin Hutagalung)(Robin Hutagalung)

News24xx.com -

Keberadaan gas elpiji bersubsidi 3 Kg saat ini mulai langka di Pekanbaru. Kelangkaan itu juga diperparah dengan tingginya harga jual eceran yang mencapai 25-35 Ribu pertabung. Padahal harga eceran tertinggi (HET)  hanya Rp18 Ribu. 

Menangapi kondisi itu ketua komisi II DPRD Riau dapil Pekanbaru Robin Hutagalung mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Riau untuk menayakan kelangkaan gas melon tersebut. 

"Memang masalah ini menjadi perhatian bagi komisi II, kita segera memanggil Disperindag Riau, " kata Robin. Kamis 21 November 2019 kemarin. 

Robin menilai langkanya gas bersubsidi ini dikarenakan banyaknya orang mampu dan restoraitu ubang membeli gas 3 kg dengan skala banyak. Sehingga gas melon yang diperuntukan bagi masyarakat miskin itu menjadi langka. 

 

"Gas 3 Kg ini subsidi bagi orang yang tidak mampu. Tapi yang terjadi sekarang kenapa gas 3 Kg  langka karena orang mampu, restoran besar memborong semua gas 3 Kg sehingga stoknya kosong dan menjadi langka, "terangnya.

Maka dari itu kata Dia pihaknya akan memanggil dan menyampaikan hal ini kepada Disperindag bagimana kelangkaan ini bisa terjadi. 

"Tapi solusinya menurut saya Diseperindag Riau segera berkoordinasi dengan pemerintah Pekanbaru untuk memberi teguran dengan cara menyisir dan menyidak setiap restoran yang mengunakan gas melon dengan jumlah banyak,"terangnya.

Sementara itu untuk agen elpiji yang kedapatan nakal, Dia meminta pemerintah segera mencabut izin usaha mereka sebagai efek jera dengan harapan tidak terjadi adanya permainan dalam penjualan gas bersubsidi. 

"Kita minta diberi sanksi tegas kapan perlu dicabut izinya sebagai efek jera, "pungkasnya.

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...