news24xx.com
Friday, 05 Jun 2020

Bisnis Hancur Dihantam Corona, Begini Upaya Pengusaha Dan Pemerinta Agar Tetap Bisa Bayar THR Karyawan

news24xx


ilustrasiilustrasi

News24xx.com - Perusahaan yang bisnisnya dihantam pandemi virus corona kesulitan untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) karyawannya. Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, pelaku industri mencari cara untuk memenuhi kewajiban tersebut.

Merea meminta sejumlah stimulus untuk memperpanjang napas bisnis mereka.

"Yang pertama mereka menginginkan adanya penundaan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan," kata Menperin, Senin (6/4/2020).

Baca Juga: Nissan Kembali Menarik Hampir 1,9 Juta Mobilnya Karena Adanya Masalah Dengan Kait Kap Mobil

www.jualbuy.com

Usulan kedua, industri menginginkan adanya soft loan atau pinjaman lunak dari perbankan untuk membantu arus kas (cash flow) perusahaan yang bermasalah. Kemenperin sudah berkoordinasi dengan Menteri BUMN agar Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bisa mengimplementasikan itu.

"Beliau (Menteri BUMN) akan mengerahkan bank Himbara untuk membantu memberikan soft loan kepada industri agar membantu cash flow dari para industri yang memang sebetulnya sedang sangat sulit," ujarnya.

Baca Juga: Embargo dan Pandemi Virus Corona Memicu Drive Otonomi di Qatar

Lalu usulan yang ketiga, pembelian gas untuk industri bisa menggunakan kurs tetap di level Rp 14.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Artinya tidak mengikuti fluktuasi nilai tukar.

"Nah ini juga dalam mengakali bagaimana agar supaya industri bisa memberikan THR kepada karyawannya," tambahnya.


NEWS24XX.COM/CTR





loading...
Versi Mobile
Loading...