news24xx.com
Friday, 05 Jun 2020

Kisah Pria Surabaya ini Nyaris Buta Akibat Disinfektan Virus Corona

news24xx


Disinfektan Makan Korban di Wilayah Risma, Pria Surabaya ini Nyaris Buta, Pembuluh Darah Mata PecahDisinfektan Makan Korban di Wilayah Risma, Pria Surabaya ini Nyaris Buta, Pembuluh Darah Mata Pecah

News24xx.com - Seorang pria Surabaya nyaris buta, alami pecah pembuluh darah Mata.

Kemenkes dan WHO sudah memperingatkan tentang bahaya cairan disinfektan apabila mengenai tubuh manusia.

Namun tak semua daerah mengindahkan imbauan WHO dan Kemenkes tentang penggunaan cairan disinfektan.

Melansir TribunJatim, Nanang Suyono (50), karyawan perusahaan pewarna tekstil di Surabaya mengaku divonis oleh dokter spesialis mengalami pecah pembuluh darah Mata.

Akibatnya, ada gumpalan darah membeku di bagian Mata kirinya.

Baca Juga: Anaknya Menangis Ketakutan Pertaruhkan Nyawa, Sang Ibu Justru Tertawa

www.jualbuy.com

Jika dilihat, Mata nanang memang seperti Mata orang normal pada umumnya.

Namun siapa sangka, Mata kiri pria Surabaya ini nyaris buta.

Ia mengaku tak bisa melihat dengan normal, pandangan Mata sebelah kirinya buram.

Ia nyaris buta terjadi saat ia terkena cairan disinfektan yang biasa dilakukan oleh petugas Surabaya untuk mencegah penyebaran virus Corona atau covid-19.

"Kemudian, saya menepikan kendaraannya dan memeriksa bagian Mata kiri saya yang tiba-tiba mengalami perih," ungkapnya saat ditemui di rumahnya, Jalan Simo Jawar, Jumat Siang (10/4/2020) mengutip TribunJatim.

Sekitar satu jam berlalu, pasca terkena semprotan desinfektan, Nanang mulai kehilangan ketajaman matanya.

Penglihatan Mata kirinya tiba-tiba kabur dan tak bisa melihat dengan jelas.

Bahkan, Nanang mengaku, beberapa menit Mata kirinya sempat gelap gulita. Namun kembali buram lagi.

"Sehari setelah kejadian, saya ke dokter umum yang akhirnya memberikan rujukan ke dokter spesialis Mata. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter spesialis mendiagnosis ada pembuluh darah Mata yang pecah lantaran ada penyakit darah tinggi yang saya derita," ungkapnya.

Baca Juga: Bagikan Kisah Cintanya Dengan Bule Cantik, Petugas Kebersihan DKI Jakarta Ini Mendadak Viral

Nanang segera membantah. Sebab selama ini ia merasa tak pernah punya riwayat penyakit apapun.

Termasuk, darah tinggi hingga sakit Mata.

Nanang pun menduga kuat cairan desinfektan yang saat itu disemprotkan petugas linmas surabaya ke jalan raya, dan mengenai matanya menjadi penyebab dirinya kehilangan penglihatan di Mata kirinya.

Nanang berharap petugas yang menyemprotkan desinfektan sebaiknya memberikan pengumuman terlebih dahulu saat melakukan penyemprotan.

Sebelumnya, Kemenkes telah mengeluarkan surat edaran terkait penggunaan Bilik Disinfeksi dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

NEWS24XX.COM/CTR





loading...
Versi Mobile
Loading...