news24xx.com
Wednesday, 15 Jul 2020

Polisi Jepang Menangkap Seorang Pria yang Diduga Membakar Studio Anime Kyoto Tahun Lalu

news24xx


Polisi Jepang Menangkap Seorang Pria yang Diduga Membakar Studio Anime Kyoto Tahun LaluPolisi Jepang Menangkap Seorang Pria yang Diduga Membakar Studio Anime Kyoto Tahun Lalu

News24xx.com - Polisi Jepang pada hari Rabu menangkap seorang pria yang diduga membakar studio anime Kyoto tahun lalu setelah ia pulih cukup dari luka bakar parahnya sendiri untuk menanggapi penyelidikan polisi.

Polisi Kyoto mengatakan mereka menangkap Shinji Aoba, 42, dengan tuduhan pembunuhan dan pembakaran 10 bulan yang lalu setelah memperoleh surat perintah itu karena mereka harus menunggu Aoba pulih.

Polisi juga dilaporkan menunggu untuk menangkapnya sampai keadaan darurat coronavirus Jepang sepenuhnya berakhir minggu ini.

Baca Juga: Kisah Pilu Seorang Putri Bangsawan Dikurung 25 Tahun Ibunya Sendiri Ditempat Yang Tak Manusiawi Hingga Meninggal Di Rumah Sakit Jiwa

www.jualbuy.com

Aoba dituduh menyerbu ke studio No 1 Kyoto Animation pada 18 Juli tahun lalu dan membakarnya. Serangan itu, yang menewaskan 36 orang, mengejutkan Jepang dan menimbulkan kesedihan dari para penggemar anime di seluruh dunia.

Polisi, mengutip para saksi serangan itu, menuduh Aoba datang membawa dua kontainer berisi cairan yang mudah terbakar, memasuki pintu depan studio yang tidak dikunci, membuang cairan itu dan membakarnya dengan korek api.

Sekitar 70 orang bekerja di dalam studio di Kyoto selatan, ibukota kuno Jepang, pada saat serangan itu.

Salah satu yang selamat, seorang animator, mengatakan kepada media Jepang bahwa dia melompat dari jendela gedung tiga lantai yang terengah-engah di tengah panas terik setelah melihat "awan jamur hitam" naik dari lantai bawah.

Banyak orang lain mencoba tetapi gagal melarikan diri ke atap, kata petugas pemadam kebakaran. Banyak yang mati karena keracunan karbon monoksida.

Aoba mengalami luka bakar parah di wajah, dada, dan anggota tubuhnya, dan tidak sadarkan diri selama berminggu-minggu. Dia dilaporkan masih tidak bisa berjalan atau memberi makan dirinya sendiri tanpa bantuan.

Baca Juga: Biadab! Bukannya Menegakkan Keadilan, Oknum Polisi Di Sumut Justru Siksa Kuli Bangunan Yang Menjadi Saksi Kasus Pembunuhan

Rekaman televisi Jepang, Rabu, menunjukkan Aoba, wajahnya berkerut dan alisnya hilang dari api, diikat ke tandu saat ia dibawa ke kantor polisi. Polisi mengatakan Aoba mengatakan kepada mereka bahwa dia membakar karena dia pikir "(Animasi Kyoto) mencuri novel."

Jaksa diharapkan untuk mengajukan tuntutan pidana formal terhadapnya dalam beberapa minggu.

Kebakaran itu merupakan yang paling mematikan di Jepang sejak 2001, ketika kobaran api di distrik hiburan Kabukicho Tokyo menewaskan 44 orang dalam kasus pembakaran paling terkenal di negara itu di zaman modern.





loading...
Versi Mobile
Loading...