news24xx.com
Sunday, 05 Jul 2020

Polisi Menangkap 26 Orang di Inggris Terkait Dengan Kematian 39 Warga Vietnam yang Diduga Akan Diperdagangkan

news24xx


Polisi Menangkap 26 Orang di Inggris Terkait Dengan Kematian 39 Warga Vietnam yang Diduga Akan DiperdagangkanPolisi Menangkap 26 Orang di Inggris Terkait Dengan Kematian 39 Warga Vietnam yang Diduga Akan Diperdagangkan

News24xx.com - Polisi di Belgia dan Prancis pada hari Rabu mengumumkan penangkapan 26 orang yang diduga terlibat dalam perdagangan manusia hingga menyakitkan kematian 39 migran Vietnam, yang ditemukan di sebuah truk berpendingin di Inggris tahun lalu. Otoritas kehakiman mengatakan serangkaian serangan pagi hari terjadi secara serentak di Belgia dan Prancis pada hari Selasa sebagai bagian dari dua penyelidikan hukum.

Satu penyelidikan diluncurkan setelah investigasi atas kematian 39 migran yang ditemukan pada Oktober di dalam sebuah wadah berpendingin truk yang telah diangkut ke Inggris.

Baca Juga: Demi Melanjutkan Hidup, Orang Tua di Filipina Paksa Anak-Anaknya Bertindak Seksual

www.jualbuy.com

Polisi yang menyelidiki kasus itu menemukan 31 pria dan delapan korban wanita semuanya berasal dari Vietnam dan berusia antara 15 hingga 44 tahun, termasuk tiga anak di bawah umur.  Polisi mengatakan para migran meninggal karena  kekurangan oksigen dan kepanasan di ruang tertutup. Para korban datang dari desa-desa miskin di Vietnam dan diyakini telah membayar penyelundup untuk membawa mereka dalam perjalanan berisiko menuju kehidupan yang lebih baik di luar negeri.

Bulan lalu, sopir truk itu mengaku bersalah atas pembunuhan di pengadilan London. Di Belgia, kantor jaksa penuntut umum federal mengatakan penyelidikan cepat menetapkan rute yang diambil oleh para korban sebelum mereka naik ke truk dan mengatakan beberapa dari mereka telah tinggal di Belgia sebelum keberangkatan mereka.

Operasi besar kepolisian Selasa diselenggarakan dengan tim investigasi lintas-perbatasan yang dikoordinasi oleh badan kejahatan Uni Eropa Eurojust yang meliputi Belgia, Prancis, Inggris dan Irlandia.

Baca Juga: Petaka Bilang 'Sayang' di WA Kepada Lelaki Lain, Pemuda di Tangerang Terbakar Api Cemburu Dan Bunuh Pacarnya

Kantor kejaksaan Paris mengatakan 13 orang yang ditangkap di Prancis diduga mengambil bagian dalam organisasi kriminal yang telah menampung dan mengangkut beberapa lusin migran dari Asia Tenggara setiap hari selama beberapa bulan.

Enam belas pencarian dilakukan Selasa di daerah Brussels, termasuk di rumah-rumah aman, yang mengarah ke penangkapan 11 warga negara Vietnam dan dua warga Maroko. Lima dari mereka telah didakwa dengan penyelundupan migran dengan keadaan yang memberatkan, milik organisasi kriminal dan pemalsuan.

Europol, agen Uni Eropa untuk kerja sama penegakan hukum yang memberikan dukungan untuk operasi, mengatakan bahwa 21 migran ditemukan selama penggerebekan. "Kegiatan kriminal ini sangat berbahaya karena kondisi transportasi yang mengancam jiwa," kata Europol. "Tindakan operasional mendesak sangat penting untuk melindungi para korban yang rentan dan untuk menangkap para tersangka dengan risiko tinggi untuk melarikan diri."

Tersangka penyelundup menghadapi 15 tahun penjara dan denda hingga 150.000 euro ($ 162.000) per korban yang diidentifikasi.





loading...
Versi Mobile
Loading...