news24xx.com
Saturday, 05 Dec 2020

Benarkah Sperma Pria Bisa Dijadikan Lotion Untuk Merawat Kulit dan Kecantikan? Berikut 5 Poin Ulasannya!

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Menurut ahli facial Hollywood, Chelsee Lewis, sperma laki-laki bisa mengurangi keriput pada kulit sekaligus memeliharanya agar terlihat lebih awet muda. Benarkah demikian? 

Mengutip dari Healthline, meski belum ada penelitian khusus secara ilmiah yang membahas tentang hal ini. Namun, berdasarkan fakta-fakta yang selama ini diperoleh, ada lima fakta bisa menyimpulkan apakah sperma memang berguna untuk kecantikan kulit, ataukah hanya mitos belaka. Berikut ulasannya. 

1. Sperma tidak bisa mengatasi jerawat
Banyak pula pernyataan yang beredar bahwa sperma bisa mengatasi jerawat di wajah. Alasannya, spermine, zat antioksidan yang ditemukan pada sperma, disebut-sebut bisa mengatasi peradangan di wajah. Sesungguhnya, hal itu hanyalah mitos belaka karena belum ada penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. 

Baca Juga: Dampak Operasi Plastik Yang Dilakukan Selebritis dan Pengaruhnya Terhadap Standar Kecantikan Dunia

www.jualbuy.com

Bila wajah Anda berjerawat, sebaiknya atasi dengan pengobatan yang tepat. Gunakan juga produk kecantikan yang mengandung salicylic acid atau benzoyl peroxide. 

2. Sperma memang bisa mengatasi garis halus di wajah
Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Nature Cell Biology menemukan bahwa menyuntikkan spermidine (ekstrak dari spermine, zat yang terdapat di dalam sperma) langsung kepada sel kulit dapat memudarkan garis halus di wajah. 

Tetapi, para peneliti masih belum mengetahui apakah ada efek samping yang dihasilkan atau tidak, bila dioleskan secara atopik langsung pada tubuh.
 
Maka dari itu, cara ini sebenarnya tidak diandalkan di dunia kecantikan. 

Baca Juga: 4 Cara Sederhana yang Dapat Anda Lakukan Untuk Terlihat Sehat dan Awet Muda

3. Sperma mengandung protein, tapi jumlahnya terlalu kecil untuk dikonsumsi
Setidaknya ada 200 jenis protein berbeda dan bisa ditemukan pada sperma. Namun, dengan jumlah 5.040 mg per 100 ml tidak bisa dijadikan patokan untuk menjadi konsumsi protein. Bila dikonversi dalam gram, jumlah protein pada sperma hanya 5 gram saja, sedangkan seorang perempuan membutuhkan asupan protein 46 gram setiap harinya. 

Hal ini tidak berpengaruh kepada tubuh Anda, termasuk juga untuk kesehatan kulit Anda. Kandungan protein yang ditemukan pada skin care biasanya ditemukan dari peptides, suatu asam amino yang mampu membuat kulit tetap kenyal dan bebas kerutan. 

4. Sperma tidak bisa memperbaiki jaringan kolagen di dalam tubuh
Sperma memiliki tiga persen dari cadangan asupan zat besi harian yang dianjurkan. Sedangkan zat besi memiliki beberapa manfaat untuk kecantikan kulit, mulai dari anti inflamasi hingga memperbaiki jaringan kolagen di dalam tubuh agar lebih cepat regenerasi.  

Meski demikian, sperma tidak bisa digunakan untuk memperbaiki kolagen di dalam tubuh.

5. Sperma justru membuat wajah alergi
Berdasarkan beberapa penemuan, sperma yang dioleskan pada wajah tidak bisa digunakan untuk merawat kulit. Justru, cara ini bisa menimbulkan reaksi alergi dan infeksi menular seksual pada pasien melalui selaput lendir pada bibir, lubang hidung, dan mata. 

Beberapa penyakit menular seksual seperti herpes, chlamydia, dan gonorrhea dapat ditularkan dengan cara ini. 
 





loading...
Versi Mobile
Most Popular
Loading...