news24xx.com
Wednesday, 05 Aug 2020

Black Lives Matter; Setelah George Floyd, Protestor Ini Ditemukan Mati Setelah Bersuara Tentang Pelecehan Seksual

news24xx


Oluwatoyin Salau memposting serangkaian tweet di Twitter Oluwatoyin Salau memposting serangkaian tweet di Twitter

News24xx.com - Setelah kematian George Floyd, demonstrasi besar-besaran menyapu Amerika Serikat dan banyak negara Eropa lainnya. Orang-orang menuntut keadilan bagi George Floyd dan berupaya menghadirkan keadilan dan kebebasan bagi orang kulit hitam di seluruh dunia. #BlackLivesMatter juga menjadi tren di banyak platform media sosial.

Tak berhenti sampai disana, pemrotes Black Lives Matter yang berusia 19 tahun, Oluwatoyin Salau, ditemukan tewas setelah hilang selama beberapa hari.

Baca Juga: Serangan Rasisme; Beri Hormat ala Nazi dan Hina Pria Kulit Hitam, Suami Istri Ditangkap

www.jualbuy.com

Pada tanggal 7 Juni 2020, Oluwatoyin Salau memposting serangkaian tweet di Twitter tentang dirinya dianiaya. Pada hari yang sama tweet itu diposting, Oluwatoyin Salau hilang. Tubuhnya ditemukan pada 16 Juni.

Sebelum kematiannya, orang-orang masih tweeting dan memposting di media sosial untuk membantu menyebarkan kesadaran tentang ketidakhadirannya dan mencoba untuk menemukannya. Setelah mengetahui tentang kematiannya, tren netizen #JusticeForToyin di Twitter.
 





loading...
Versi Mobile
Loading...