news24xx.com
Thursday, 06 Aug 2020

Seorang Gadis Berusia 13 Tahun Terbunuh Dalam Pembajakan Mobil di California

news24xx


Seorang Gadis Berusia 13 Tahun Terbunuh Dalam Pembajakan Mobil di CaliforniaSeorang Gadis Berusia 13 Tahun Terbunuh Dalam Pembajakan Mobil di California

News24xx.com - Seorang gadis berusia 13 tahun tewas dan tiga saudara kandungnya terluka saat pembajakan mobil Minggu sore di California, kata pihak berwenang.

Orang tua para korban mengambil makanan di sebuah restoran di Pico Rivera sekitar jam 2 malam, ketika seorang penjahat melompat ke dalam kendaraan dan menyuruh anak-anak untuk keluar. Begitu dia pergi, pintu samping mobil van terbuka, membuat situasi semakin berbahaya bagi anak-anak.

Menurut Departemen Sheriff Kabupaten Los Angeles, pria itu, yang sekarang ditahan atas berbagai tuduhan.

Baca Juga: Kronologi Perampokan Uang Penjualan Sebesar Rp 170 Juta Di Sebuah Warung di Ciracas; Anak Usia 1,5 Tahun Jadi Sandra

www.jualbuy.com

Seorang saudara perempuan berusia 18 tahun mencoba berkelahi dengan pengemudi sebelum dia melompat keluar dari kendaraan, kata Hall.

Dia dan seorang saudara lelaki berusia 11 tahun yang juga melompat dari van menderita luka ringan, menurut kantor sheriff.

Beberapa saat kemudian, seorang bocah lelaki berusia 8 tahun dikeluarkan dari kendaraan dan menderita luka serius.

Anak yang tersisa di dalam kendaraan, seorang anak berusia 13 tahun yang diidentifikasi sebagai Isabella Cortes, dikeluarkan segera setelah itu. Dia menabrak benda yang tidak ditentukan di luar dan meninggal di tempat kejadian, kata pihak berwenang.

Baca Juga: Ditegur Sang Ibu Karena Tak Pernah Keluar Malam, Pelajar Ini Tikam Ibunya

Tersangka, Jose Aguilar, 26 tahun, akhirnya menabrak mobil lain beberapa mil jauhnya dan mencoba mencuri mobil lain, kata Hall. Tetapi pria itu dihentikan dan ditahan oleh beberapa pengamat sampai polisi datang dan menahannya.

Aguilar sedang dalam masa percobaan untuk tuduhan kriminal lainnya dan baru-baru ini dibebaskan dengan jaminan karena memiliki belati dan vandalisme, menurut stasiun berita lokal KABC.





loading...
Versi Mobile
Loading...