news24xx.com
Sunday, 09 Aug 2020

Setelah Corona, Kini Banjir di China Tewaskan Sudah 141 Orang Sejak Juni

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com -  Otoritas China melaporkan 141 orang tewas atau hilang akibat banjir yang menerjang puluhan wilayahnya sejak bulan Juni lalu. Sedikitnya 29 ribu rumah warga hancur akibat banjir yang dipicu oleh hujan deras dengan curah hujan tertinggi kedua dalam setengah abad terakhir.
Seperti dilansir Associated Press, Senin (13/7/2020), Wakil Menteri 

Pengelolaan Urusan Darurat, Zheng Guoguang, menuturkan bahwa secara virtual seluruh wilayah China daratan telah terdampak banjir, kecuali area barat yang jauh seperti Tibet dan Xinjiang.

Baca Juga: Serangan Rasisme; Beri Hormat ala Nazi dan Hina Pria Kulit Hitam, Suami Istri Ditangkap

www.jualbuy.com

Sungai Yangtze, yang merupakan sungai terpanjang di Asia dan sebagian daerah aliran sungainya mengalami curah hujan tertinggi kedua sejak tahun 1961, dalam enam bulan terakhir. Curah hujan yang tinggi ini memicu meluapnya air sungai yang memicu banjir secara luas.

"Sekitar 38,73 juta orang dari 27 provinsi dan wilayah telah terdampak banjir, dengan 141 tewas atau hilang," sebut Zheng dalam pernyataannya. "Sekitar 29 ribu rumah ambruk," imbuhnya.

Zheng menyebut bahwa banjir membuat ketinggian air di sebanyak 433 sungai melebihi level peringatan, dengan 33 sungai di antaranya mencatat ketinggian air yang mencetak rekor.

Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ini Asal Muasal Amonium Nitrat yang Sebabkan Ledakan Besar di Beirut

Selain Sungai Yangtze, sejumlah sistem sungai dan danau besar lainnya di China juga meluap, termasuk Sungai Kuning di wilayah utara, Zhujiang di wilayah selatan dan Taihu -- danau air tawar terbesar di China -- yang terletak di sebelah barat Shanghai.

Kerusakan akibat banjir ini diperkirakan mencapai ratusan juta dolar Amerika, yang semakin menambah tekanan pada perekonomian yang terdampak parah oleh pandemi virus Corona (COVID-19), termasuk karena adanya lockdown dan hilangnya pasar luar negeri.





loading...
Versi Mobile
Most Popular
Loading...