news24xx.com
Wednesday, 05 Aug 2020

Fashion Unik Orang Jerman, Kaus Kaki dan Sandal Gunung Mendadak Viral

news24xx


Fashion unik dari Jerman; kaus kaki dan sandalFashion unik dari Jerman; kaus kaki dan sandal

News24xx.com - Kombinasi sandal gunung dan kaus kaki tenis mungkin membuat sebagian orang bingung. Kalau memang cukup panas untuk bisa pakai sandal, kenapa pula harus pakai kaus kaki? Lantas, bagaimana kalau hujan? Banyak orang melihat gaya beralas kali seperti ini sungguh membingungkan, dan tidak sedap dipandang.

Kombinasi ini jadi semakin terkenal di dunia gara-gara turis Jerman. Mereka enak saja berjalan-jalan dengan kombinasi kaus kaki tenis dan sandal gunung dari kulit. Kombinasi tersebut lebih banyak dipakai para orang tua yang tidak peduli dengan mode dan tren. Namun yang menarik, kombinasi ini lantas jadi stereotip nasional Jerman.

Baca Juga: Ciptakan Suasana Baru, Converse Jual Sepatu Dengan Model Yang Terlihat 'Kotor', Segini Harganya

www.jualbuy.com

Hasil pencarian di internet tidak banyak mengungkapkan tentang asal usul klise ini. Ada laman Wikipedia tentang "Socks and Sandals" dalam bahasa Inggris dan beberapa bahasa lainnya, tapi laman ini tidak ada dalam bahasa Jerman. 

Disebutkan bahwa bukti pertama terkait pemakaian kaus kaki dan sandal ditemukan selama penggalian ditemukan di situs arkeologi kuno di North Yorkshire, Inggris. Analisis sisa-sisa sandal menunjukkan bahwa orang-orang Romawi telah menyatukan pemakaian keduanya bahkan sejak 2000 tahun lalu.

Kaus kaki antik dari zaman Romawi-Mesir bentuknya terbelah di ujung jari kaki dan dirancang untuk dipakai dengan sandal. Kaus kaki semacam ini digali dari situs pemakaman di Mesir pada akhir abad ke-19. Benda-benda ini kemungkinan berasal dari abad ke-4 dan ke-5 dan telah menjadi koleksi Museum V&A di London sejak tahun 1900.

Baca Juga: Hati-Hatilah Saat Memilih Pakaian Renang Untuk Anak, Jika Tak Ingin Alami Kejadian Mengerikan Seperti Ini

Orang Jepang juga mengembangkan gaya mereka sendiri dari kombinasi ini, seperti yang dilaporkan sejarawan mode Birgit Haase, yang merupakan profesor di Universitas Hamburg. Kaus kaki Tabi tradisional abad ke-15 juga secara khusus dikembangkan untuk dipakai dengan pemisah jempol kaki. Kaus kaki ini dikenakan oleh perempuan dan laki-laki dalam konteks yang berbeda dan masih menjadi bagian dari pakaian formal, seperti pada upacara minum teh, hingga kini.

Menurut Lena Smann, kepala departemen mode Vogue Germany Online, orang Jerman terkenal sebagai orang yang paling sering bepergian ke seluruh dunia. Selama di luar negeri itulah mereka juga ingin tetap merasa seperti berada di rumah, jadi Smann percaya bahwa orang Jerman pun memilih bergaya seperti itu untuk kenyamanan.

Editor mode ini juga mengatakan bahwa "orang Jerman senang membuat persiapan dan bersiaga untuk setiap situasi. Titik lemah mereka selalu pada pakaian fungsional, bisa juga dibuat tampil matching dengan pasangan – dan jika Anda mengenakan kaus kaki bersama dengan sandal gunung, kaki Anda mungkin tidak akan cepat lecet." 





loading...
Versi Mobile
Loading...