news24xx.com
Tuesday, 29 Sep 2020

Mengaku Sebagai HRD Perusahaan, Sopir Angkot Perkosa 4 Orang Perempuan Pencari Kerja

news24xx


Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki didampingi Kasatreskrim, AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengintrogasi pelaku.Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki didampingi Kasatreskrim, AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengintrogasi pelaku.

News24xx.com - Suherman, seorang supir angkut yang mengaku sebagai Human Resource Departement (HRD) memperdaya 11 perempuan yang tertipu iklan lowongan kerja palsu di media sosial Facebook. Akibatnya korban kehilangan Rp500.000-Rp1,5 juta dan ditiduri di rumah pelaku.

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengatakan kasus tersebut terungkap setelah para korban melapor kepada petugas. Bahkan empat korban diajak hubungan intim oleh pelaku di rumahnya hingga kebun.

Setelah memasang iklan lowongan pekerjaan di media sosial Facebook dan mengaku sebagai HRD, pelaku kemudian menjalin komunikasi lewat WA serta meminta ditransfer sejumlah uang sebagai syarat agar bisa cepat diterima.

Baca Juga: Bejad! Perempuan di Tangerang Selatan Diperkosa Usai Bangun Tidur Lalu Diteror Dari Instagram

www.jualbuy.com

Pelaku juga meminta kepada para korbannya untuk mengirimkan foto bugil sebagai syarat tes fisik kesehatan masuk kerja. Kemudian korban dimintai sejumlah uang tambahan sambil mengancam foto-foto tersebut disebarkan di medsos.

Berdasarkan laporan dan keterangan para korban akhirnya petugas berhasil menangkap pelaku di rumah mertuanya di Kampung Balakasap, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada 30 Juli 2020 sekitar pukul 16.00 WIB.

Pelaku mengakui perbuatannya dan uang yang didapat dari para korban untuk membeli HP dan hidup sehari-hari.

Baca Juga: Kronologi Perampokan Uang Penjualan Sebesar Rp 170 Juta Di Sebuah Warung di Ciracas; Anak Usia 1,5 Tahun Jadi Sandra

Atas perbuatan itu, pelaku dijerat Pasal 372 tentang Penggelapan, Pasal 378 tentang Penipuan dan Pasal 35 Undang-Undang nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. Pelaku terancam hukuman 12 tahun penjara.

Sementara pelaku Suherman mengaku sudah menjalankan aksinya sejak Februari 2020. Saat memasang iklan lowongan kerja di Facebook dia memakai akun palsu dan memasang foto perempuan.

"Saya terinspirasi dari medsos melakukan penipuan ini. Tadinya cuma mau ngambil uangnya saja, tapi saya mintai foto bugilnya juga sama ajak berhubungan badan dengan dalih agar diterima kerja," kata dia.





loading...
Versi Mobile
Most Popular
Loading...