news24xx.com
Friday, 25 Sep 2020

Baku Tembak Di Sebuah Penjara Di Afghanistan, 24 Orang Tewas, Ribuan Narapidana Kabur

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Baku tembak terjadi antara pasukan keamanan Afghanistan dengan militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di sebuah penjara di kota Jalalabad, Afghanistan. Sedikitnya 24 orang tewas dalam baku tembak ini.

Seperti dilansir Reuters, Senin (3/8/2020), militan ISIS awalnya menyerang sebuah penjara di kota Jalalabad pada Minggu (2/8) malam. Akibat dari insiden ini jailbreak massal atau kaburnya para narapidana secara besar-besaran terjadi. Serangan ini diawali dengan peledakan bom mobil di pintu masuk penjara.

Baca Juga: Serangan Rasisme; Beri Hormat ala Nazi dan Hina Pria Kulit Hitam, Suami Istri Ditangkap

www.jualbuy.com

Setelah itu, sejumlah ledakan lainnya terdengar dari lokasi saat militan ISIS melepas tembakan ke arah petugas keamanan yang menjaga penjara yang dihuni 2 ribu narapidana tersebut. Menurut anggota parlemen Nangarhar, Sohrab Qaderi, sedikitnya ada 30 militan ISIS yang terlibat dalam penyerangan penjara itu.

Secara terpisah, juru bicara Gubernur Nangarhar, Attaullah Khugyani, menyebut tiga militan ISIS tewas dalam serangan awal dan saat baku tembak pada Minggu (2/8) malam. Sekitar 21 warga sipil dan personel pasukan keamanan Afghanistan, sebut Khugyani, tewas dalam baku tembak pada Senin (3/8) waktu setempat.

Sedikitnya 43 orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden yang sama.

Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ini Asal Muasal Amonium Nitrat yang Sebabkan Ledakan Besar di Beirut

Tidak disebutkan lebih lanjut jumlah total narapidana yang kabur dari penjara setelah ISIS melakukan serangan. Namun, Qaderi menyatakan bahwa kepolisian setempat mengerahkan para personelnya untuk menangkap kembali narapidana yang kabur.

Hingga Senin (3/8) siang, sebut Qaderi, sudah 1.000 narapidana yang ditangkap kembali. Tidak disebutkan jumlah narapidana yang masih buron.

Dampak dari serangan ISIS dan baku tembak mematikan ini, seluruh wilayah kota Jalalabad kini berada dalam lockdown. "Seluruh kota Jalalabad kini ada di bawah jam malam, pertokoan tutup. Jalalabad sepenuhnya kosong," sebut Qaderi.

ISIS dalam pernyataannya mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap penjara di Jalalabad tersebut. Serangan itu diketahui terjadi sehari setelah badan intelijen Afghanistan mengumumkan tewasnya seorang komandan senior ISIS di dekat Jalalabad, yang merupakan ibu kota Provinsi Nangarhar.
 





loading...
Versi Mobile
Most Popular
Loading...