news24xx.com
Thursday, 01 Oct 2020

Penilitan; Hasil Studi Terbaru Mendapati Pasien Covid-19 Usia Muda Berisiko Kehilangan Indera Penciuman Secara Permanen

news24xx


IlustrasiIlustrasi

News24xx.com - Studi terbaru menunjukkan bahwa pasien Covid-19 berusia lebih muda memiliki risiko kehilangan indera penciuman, ketimbang pasien virus corona lanjut usia.

Sekelompok peneliti dari Irlandia memeriksa 46 pasien yang terinfeksi dan mereka diminta menilai perubahan pada indera penciuman (anosmia) dan rasa (ageusia).

Baca Juga: Dor! Usus Pria Ini Meledak Usai Santap Semangkuk Sup Pangsit

www.jualbuy.com

Hasilnya, sekitar setengah dari peserta mengalami disfungsi bau dan rasa, yang diketahui merupakan gejala penyakit menular, dalam hal ini Covid-19.

Anehnya, hasil terbalik justru diperoleh pasien Covid-19 dengan usia lebih tua yang mengaku tidak mengalami anosmia maupun ageusia.

Menurut para peneliti, ada kemungkinan bahwa hilangnya bau dan rasa pada pasien berusia lebih muda merupakan gejala baru Covid-19, di luar gejala umum layaknya batuk dan demam.

Baca Juga: Tak Makan Daging? Inilah 10 Sumber Protein Nabati yang Bisa Baik Untuk Kamu Konsumsi

Oleh karena itu, para peneliti menyarankan agar orang-orang yang kehilangan indera penciuman untuk mengisolasi diri karena berpotensi terinfeksi Covid-19.

Lebih jauh, para peneliti berpendapat bahwa hilangnya penciuman disebabkan oleh sel-sel yang menginfiltrasi virus yang memberikan dukungan struktural utama pada neuron sensorik.

Sedangkan usia rata-rata pasien Covid-19 yang mengalami gangguan penciuman adalah 30,5 tahun. Adapun pasien yang tidak mengalami gejala ini berusia di atas 41 tahun.





loading...
Versi Mobile
Most Popular
Loading...