news24xx.com
Wednesday, 30 Sep 2020

Perkuat Cadangan Pangan Musim Pendemi Covid-19, Sekda Siak Video Conference Bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan RI

news24xx


Pj sekda saat memimpin rapat virtual dengan GubriPj sekda saat memimpin rapat virtual dengan Gubri

News24xx.com - Pandemi virus Covid-19 yang telah menyebar di berbagai belahan dunia harus disikapi dengan cepat dan efektif. Tidak semata dalam hal penanganan masalah kesehatan namun juga terkait dengan penyediaan pangan bagi masyarakat yang terdampak.

Sehubungan dengan urusan pangan, sejak awal kemunculan pandemi Covid-19, pemerintah telah menyiapkan serangkaian program penanganan dengan cepat baik dari sisi distribusi maupun ketersediaannya.

Penjabat Sekda Siak Jamaluddin saat mengikuti Vidcon bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan RI dengan tema perkuat cadangan pangan dan gizi yang diikuti sejumlah Sekda kabupaten/kota wilayah Barat  Indonesia menyampaikan, Pemerintah daerah diminta menyiapkan cadangan beras yang di sesuaikan dengan jumlah penduduknya. 

Pada kesempatan itu Kepala Badan Ketahanan Pangan juga menyampaikan setiap kepala daerah gubernur, bupati dan wali kota wajib mengalokasikan di APBDnya untuk cadangan pangan. Termasuk amanah undang-undang nomor 18 tahun 2012, tentang pangan,  setiap daerah menjamin ketersediaan pangan di wilayahnya. 

"Kita kemarin sudah mengajukan peraturan Daerahnya, sebagai payung hukum, untuk menyiapkan stok atau cadangan beras pemerinath daerah dalam rangka menghadapi wabah Covid 19 saat ini"kata Jamal di Live Room Kantor Bupati Siak Lantai II.

Intinya kata jamal kita harus menyiapkan beras cadangan pemerintah daerah. Kemudian pemerintah melalui dinas terkait harus mendorong masyarakat, bercocok tanam, karena pendemi Covid 19 ini belum di ketahui sampaikapan berakhir.

"Menurut ahli epidemiologi belum tahu wabah corona ini kapan akan berakhir, oleh karenanya kita harus menyiapkan beras cadangan pemerintah daerah. Untuk saat ini stok beras kita sampai bulan september"terangnya.

Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi arahannya mengatakan, tidak mudah Gubernur dan Bupati meminta Cadangan beras ke pemerintah pusat, merek harus mengeluarkan surat darurat. Ini tidak dinginkan sebenarnya.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di Siak Bertambah 13 Orang, 11 Diantaranya Dari Klaster IKPP Tualang

www.jualbuy.com

"Karena itu kuatkanlah cadangan pangan pemerintah kabupaten kota dan provinsi. Selain itu kami ingin menyampaikan Kementerian saat ini tengah mengusulkan kepada presiden cadangan pangan masyarakat Desa, kerjasama dengan Kementrian Desa dengan mengajukan anggaran tambahan"terangnya.

Dirinya juga menyampaikan inti dari pertemuan itu, setiap daerah bisa meningkatkan cadangan pangan. Indikator ketangan pangan, salah satunya tersedianya cadangan pangan oleh pemerintah pusat, pemda Provinsi dan Pemda Kabupaten/kota.

"Saya ingin mengingatkan, saat ini waktu yang tepat untuk meningkatkan cadangan pangan kita, panen dimana-mana, surflus dimana-mana. Sehingga saat kita dilanda pendemi seperti sekarang, kita memiliki cadangan pangan dan anak-anak tidak kekurangan gizi"tutupnya. Siak terima 750 sertifikat dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ BPN. 

Hari ini, Jum'at (7/8/2020) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN menyerahkan 16372 Sertifikat Tanah untuk rakyat kepada Provinsi Riau. Dan kemudian sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Provinsi Riau Syamsuar, kepada Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, termasuk Kabupaten Siak sebanyak 750 sertifikat yang diterima oleh Pj Sekda Siak Jamaluddin melalui virtual yang dilaksanakan di Ruang Bandar Siak, Lantai II Kantor Bupati Siak. 

Dalam kesempatan yang sama, Pj Sekda Kabupaten Siak Jamaluddin, lanjut menyerahkan langsung sertifikat tersebut kepada masyarakat Kabupaten Siak secara simbolis. 

Salah seorang penerima sertifikat Tanah untuk rakyat asal Kampung Merempan Hulu, Kecamatan Mempura, Witoyo (62), mengucapkan terimakasih atas sertifikat tanah yang telah diberikan kepadanya.

"Saya pribadi mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah maupun BPN yang telah menyerahkan sertifikat Tanah miliknya. Program ini sangat membantu sekaligus sangat bermanfaat bagi masyarakat", ucap Witoyo.

Untuk sertifikat yang diterima oleh Witoyo, merupakan sertifikat atas kepemilikan perkebunan kelapa sawit dengan luas dua Hektar.

Baca Juga: Bertambah 8 Orang Kasus Positif Covid-19 di Siak Masih Dari Klaster IKPP Tualang

Dalam sambutannya, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Jamaluddin juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN dan Gubernur Provinsi Riau, yang telah menyerahkan sertifikat Tanah dari Program Pendistribusian Tanah Tahun 2020 kepada Kabupaten Siak. 

"Saya atas nama Pemerintah dan mewakili Masyarakat Kabupaten Siak, mengucapkan terima kasih atas penyerahan sertifikat Tanah ini. Jelas program Pendistribusian Tanah ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Siak", ucap Jamaluddin. 

Pembagian sertifikat tanah kepada masyarakat, merupakan wujud implementasi program reforma agraria berupa penataan kembali struktur penguasaan, kepemilikan, serta penggunaan dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan yakni melalui penataan aset yang disertai dengan penataan akses, untuk kemakmuran rakyat Indonesia pada umumnya, dan masyarakat Riau serta Kabupaten Siak pada khususnya.

"Untuk mewujudkan fungsi tanah sebagai aset yang harus dikelola secara aman, maka program redistribusi tanah tersebut juga dilaksanakan di Kabupaten Siak, dalam rangka menjamin kepastian dan perlindungan hukum kepemilikan tanah masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan sebagai dampak dari pengelolaannya", jelas. 

Jamal melanjutkan, untuk di kabupaten Siak jumlah pendistribusian Tanah untuk rakyat berjumlah 750 sertifikat yang terbagi di Desa Merempan Hulu Kecamatan Siak dengan jumlah 301 bidang, Desa Mengkapan Kecamatan Sungai Apit dengan jumlah 200 bidang, Desa Bunsur Kecamatan Sungai Apit dengan jumlah 121 bidang, serta di Desa Sungai Limau Kecamatan Pusako dengan jumlah 128 bidang, yang bersumber dari lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) tujuh dan Sembilan P.T. Makarya Eka Guna (MEG) serta tanah negara lainnya.

"Saya berharap dengan adanya penyerahan sertifikat Tanah untuk rakyat dari program Pendistribusian Tanah Tahun 2020 ini, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Siak", harap Pj Sekda Siak tersebut. 

Acara ini juga disaksikan langsung melalui virtual oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/ BPN RI Syofyan A. Djalil, Gubernur Riau Bapak Syamsuar, Ka Kanwil BPN Provinsi Riau Muhammad Syahrir, Kepala Kantor BPN Kabupaten Siak Hermen, unsur Forkompimda dan instansi vertikal, serta seluruh tamu undangan lainnya.(adv)





loading...
Versi Mobile
Most Popular
Loading...