news24xx.com
Wednesday, 21 Aug 2019

Potensi Wisata Baru, Mencapai Matahari di Puncak Ranah Rokan Hulu

news24xx


Keindahan Puncak Ranah di Rokan Hulu, Riau, saat matahari terbit. Foto: desKeindahan Puncak Ranah di Rokan Hulu, Riau, saat matahari terbit. Foto: des

News24xx.com - Bila anda penikmat wisata alam yang ingin mencari pemandangan alam nan indah, silakan datang kawasan Puncak Ranah atau Puncak Suligi, yang terletak di Desa koto Ranah, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Di kawasan yang masuk dalam kategori dataran tinggi ini, pengunjung bisa menikmati keindahan alam nan elok. Dan tentu saja, tidak kalah indah dengan kawasan wisata di daerah lain.


Seperti dituturkan Kepala Desa Koto Ranah, Saprizal, kawasan wisata ini memang menyajikan pemandangan alam yang indah ditambah dengan udara yang bersih dan sejuk. Kondisinya akan semakin bertambah indah, saat matahari terbit atau terbenam.


"Puncak Ranah atau Suligi ini akan memberikan pengalaman tersendiri bagi pengunjung. Terlebih bagi mereka yang ingin mencari keindahan alam ditambah dengan suasana yang masih alami," kata Saprizal, Rabu 28 Februari 2018.


Selain melihat keindahan sunrise dan sunset, pengunjung juga bisa berfoto selfie di beberapa spot seperti Lumut Kasur dan Batu Besar. Dari puncak tersebut pengunjung juga bisa melihat PLTA Koto Ranah.


"Kalau malam hari, kita bisa melihat pemandangan Kota Bangkinang ibu kota Kabupaten Kampar dan Ujung Batu," terangnya lagi.

"Saat ini, jumlah pengunjung ke kawasan ini terus bertambah. Sejauh ini, yang tercatat mencapai 4.857 pengunjung," tambahnya.

Untuk mencapai kawasan tersebut, pengunjung terlebih dahulu menempuh perjalanan sekitar 7 kilometer dari Kabun menuju base camp. Selanjutnya, dari base camp menuju Simpang Wisata sepanjang 5 kilometer. Dari sini, perjalanan dilanjutkan ke kaki Bukit Puncak Ranah/Suligi sekitar 3 kilometer. Untuk mencapai puncak bukit, pengunjung akan berjalan kaki sekitar satu jam. Puncak Bukit Ranah berada pada ketinggian kurang lebih 900 mbpl.

Bagi pengunjung yang ingin berkemah, bisa menyewa peralatan yang telah disediakan warga sekitar. Untuk masuk kawasan ini, pengunjung membayar sebesar Rp35 ribu. Ongkos itu sudah termasuk tarif parkir.

"Setiap pengunjung tidak boleh membawa senjata tajam. Bagi yang menginap, dilarang satu tenda dengan pasangannya. Untuk keamanan, di setiap tenda juga ada pengawal dari warga yang menjaga. Ini dilakukan untuk keselamatan pengunjung," terangnya.

Saprizal berharap, kawasan wisata ini terus berkembang dengan baik hingga akhirnya diketahui khalayak ramai. "Harapan kami, potensi wisata ini juga bisa mendukung dalam membantu perekonomian warga setempat," ujarnya.

 

Editor :
HPN

 

News24xx.com/par/des

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...