news24xx.com
Sunday, 26 May 2019

Harimau Sumatera Mengamuk Akibat Hilangnya Habitat dan Makanan

news24xx


Bonita di Pemukiman WargaBonita di Pemukiman Warga

News24xx.com - Kamis 05 April 2018, penangkapan harimau Sumatera bernama 'Bonita' terus dilakukan. Apalagi si raja hutan yang berkeliaran di Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau sudah menelan korban dua orang. 

 

Deputi  Yayasan Rimba Satwa, Ade Kurniawan berpendapat terlepas dari proses penangkapan Bonita. Penyebab mengamuknya hewan karnivora ini harus ikut dikaji. Apalagi harimau bonita berkeliaran di sekitar perusahaan sawit dan pemukiman warga. 

 

"Kita menduga kuat faktor munculnya harimau Sumatera Bonita ini karena habitatnya telah hilang dan sumber makanannya juga habis," ujarnya belum lama ini. 

 

Ade menjelaskan saat ini jumlah hutan tropis di Riau terutama yang dilindungi sudah jauh berkurang dari zaman dahulu. Hutan yang dulu luas kini telah berubah jadi area konsesi perusahaan sawit. 

 

"Kita sama-sama tahu bahwa hutan di Riau sudah jauh berkurang. Maka itu perlu bagi pemerintah setempat atau aparat mengkaji izin perusahaan-perusahaan yang berada di sekitar Bonita. Karena kita khawatir bonita yang mengamuk akibat habitatnya yang diserobot perusahaan," katanya. 

 

Selain itu Ade juga menganggap aksi perburuan hewan liar seperti babi hutan turut jadi faktor. "Karena tidak jarang juga kita menjumpai pemburu babi hutan secara massif. Sehingga harimau kehilangan makanan utamanya sehingga masuk ke pemukiman warga," duganya. 

 

Untuk itu Ade berpesan agar baik pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk menjaga kekayaan alam. Juga tidak membunuh harimau bonita. "Karena bonita spesiesnya sudahh sangat jauh berkurang. Diambang kepunahan. Kita berharap bonita bisa segera ditangkap dan dikarantina," harapnya.

 

 

News24xx.com/fik/red

NEWS24XX.COM

Can be read in English and 100 other International languages





loading...
Versi Mobile
Loading...